1. Analisis Curah Hujan dan Sifat Hujan Bulan Juli 2025 Provinsi Bali
A. Analisis curah hujan bulan Juli 2025 adalah 2.5 – 813.0 mm/bulan dengan curah hujan tertinggi dalam bulan Juli 2025 adalah 813.0 mm/bulan dengan 19 hari hujan terjadi di Kabupaten Karangasem bagian selatan (Kecamatan Selat).
B. Analisis sifat hujan Bulan Juli 2025 umumnya Atas Normal (AN).
2. Prediksi Curah Hujan dan Sifat Hujan Bulan September, Oktober, dan November 2025 Provinsi Bali
A. Prediksi curah hujan Bulan September 2025 pada umumnya 20-350 mm.
Prediksi curah hujan Bulan Oktober 2025 pada umumnya 50-450 mm.
Prediksi curah hujan Bulan November 2025 pada umumnya 100-550 mm.
B. Prediksi Sifat Hujan pada Bulan September, Oktober, dan November 2025 umumnya Atas Normal (AN), dapat dilihat di (tabel 10, 12, 14).
3. Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut – Turut Update 10 Juli, 20 Juli, dan 31 Juli 2025
Hari Tanpa Hujan berturut-turut pada bulan Juli 2025 bervariasi dari kriteria Masih Ada Hujan hingga kriteria Kekeringan Panjang (21 – 30 Hari Tanpa Hujan). Pada dasarian I Juli 2025 hujan sudah berkurang hampir diseluruh wilayah Bali, sehingga kriteria kekeringan Sangat Pendek (1 – 5 Hari Tanpa Hujan) terlihat sangat mendominasi, bahkan terlihat seluruh pos hujan di wilayah Bali muncul dengan kriteria tersebut.
Pada dasarian II Juli hujan kembali berkurang hampir diseluruh wilayah Bali, sehingga beberapa pos hujan mulai muncul dengan kriteria kekeringan Pendek (6 – 10 Hari Tanpa Hujan). Bahkan sebagian besar pos hujan di wilayah utara dan timur Bali muncul dengan kriteria kekeringan Menengah (10 – 20 Hari Tanpa Hujan), yaitu hampir seluruh pos hujan di Kabupaten Buleleng dan Karangasem.
Pada dasarian III di bulan Juli hujan sempat turun kembali pada akhir dasarian khususnya di wilayah selatan Bali, sehingga sebagian besar pos hujan di wilayah tersebut muncul dengan kriteria Masih Ada Hujan. Hujan hanya terjadi di wilayah Bali bagian selatan, dimana wilayah Bali bagian utara masih terpantau kekeringan, sehingga beberapa pos hujan di wilayah tersebut muncul dengan kriteria kekeringan Menengah (10 – 20 Hari Tanpa Hujan). Bahkan sebagian besar pos hujan di Kabupaten Buleleng hingga Kecamatan Kubu muncul dengan kriteria kekeringan Panjang (21 – 30 Hari Tanpa Hujan), yang menandakan wilayah tersebut tidak turun hujan dalam 2 sampai 3 dasarian terakhir.